Value of Cleverness

Di suatu hari yang berawan………………..

sayah teringat nasihat Imam Asy-Syafi’i rahimahullah, yang ini::

 أَخِي لَنْ تَنَالَ العِلْمَ إِلاَّ بِسِتَّةٍ سَأُنْبِيْكَ عَنْ تَفْصِيْلِهَا بِبَيَانٍ: ذَكَاءٌ وَحِرْصٌ وَاجْتِهَادٌ وَدِرْهَمٌ وَصُحْبَةُ أُسْتَاذٍ وَطُوْلُ زَمَانٍ

“Wahai saudaraku, ilmu tidak akan diperoleh kecuali dengan enam perkara yang akan kuberitahukan perinciannya: kecerdasan, semangat, sungguh-sungguh, bekal yang cukup, bersahabat (belajar) dengan ustadz, dan waktu yang lama.”

Kenapa? Ada yang salah?
Ga salah si.. Coba liat nomor satu: Pada beberapa fragmen kehidupan, membuat sayah berpikir.. Hmm..Seems, Im not clever..

Read the full post »

Siang yang Melelahkan

Kau lelah, duhai wajah?
Aku tahu kau bekerja keras untuk tersenyum hari ini
Menunjukkan riangmu
Walau nestapa sungguh

Kau lelah, duhai antioksidanku?
Menangkap radikal bebas yang menjalari tubuh
Sejengkal demi sejengkal kau telusuri
Memeluknya satu-satu
Meski bosan sungguh

Hffffffh…………
Ya, tlah kucukupkan siangku
Maka inilah malamku
Pergilah duhai penat
Biar ku sesaat dalam hening Read the full post »

Menangkap Awan

mendung berganti cerah

Sebagian Kesalahan Kata oleh Kita2

Sedari esde belejar Bahasa Indonesia, tapi tetep aja sering salah. Yah, manusiawi lah..  Tapi kan udah semester tujuh? AAAA!! *eh? Apadeh?
Malu athu, semester tujuh harusnya udah mahir make BIBB (Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar). Iya, sayah juga kadang salah si.. Okelah, daripada salah2 mulu mending sharing yang bener teh yang mana gitu yah. Still, Correct Me If I’m Wrong..

nemu

Ini kesalahan kata yang sayah tangkep dari sebagian besar mahasiswa di sekitar sayah:

  1. Presentator-Presenter Read the full post »

Jadi Blogger Juga Pilihan

Yap. Menjadi blogger itu juga pilihan. .

Sama seperti kita bisa milih mau makan sayuran dan buah kaya serat atau minum veg*ta, itu pun pilihan (ini kata dosen sayah). Dan setiap pilihan umumnya punya risiko. Mungkin kecuali melakukan ibadah kali yah, ga ada risikonya.. Karna hampir semua pilihan punya risiko (bahkan makan pun!), sayah pernah mikir makan aja kok pake risiko sih, padahal makan kan enak, tapi kok ada risikonya? Maksudnya piye Va? Kok makan berisiko? Iyap,, misalnya nih, mau minum teh. Nah, minum teh kan baik ya, misal antioksidannya dll? Tapi kalo minum teh+susu ntar protein susu terkelat ama tanin dari teh, trus ga jadi manfaat deh proteinnya, cuma nyeneng2in lidah thok.. hhew

Balik lagi ke cerita “Jadi blogger juga pilihan”. Untuk kasus blogger, risikonya adalah (as for me) tulisan kita dibaca orang, dan orang jadi sedikit tahu tentang kita. Sayah katakan sedikit, karna menurut saya karakter orang tidak utuh saat ia menulis. Sangat mungkin berbeda dengan saat ia bercerita langsung di dunia nyata. Read the full post »

Pendidikan Muslimah & Keterbatasannya

Aku seddiiiiiihhh sekali. Huhuhuhu.. (hei, gak gitu!)

Mengetahui bahwa kaum muslimin memiliki lebih banyak sarana belajar daripada muslimah, lebih besar kesempatannya, aku iriiii sekali. Ugh! Muslimahnya kurang gerak ato gimana? Tapi memang nyari guru buat muslimah itu tergolong susah, jika boleh kukatakan: susaaaahh. Kalo ada yang mau juga biasanya terhalang dengan transportasi, dimana kita juga tidak bisa terlalu mobile, begitu juga dengan pengajarnya. Hal lain lagi di bumi bagian sana. Mau belajar baca qur’an, bahasa Arab, setor hafalan surat2, mengkaji kitab secara intensif, lebih personal, dan mendalam bukanlah kegiatan yang sulit karena sarananya sudah ada. Telah tersedia, tinggal siapa yang mau berlomba meraihnya. Masya Allah…

Yah, kadang miris dengan pengetahuan kita sendiri. Minim. Pada perkara2 tertentu terkesan ‘kok gitu aja gak tau?’. Malang sekali. Jadi jangan prasangka buruk dulu kalo menemukan muslimah yang membuatmu berpikir ‘kok dia begitu?’. Karna setiap orang punya kondisi pengetahuan, keimanan, dan kesanggupan masing2. Ga bisa dipukul rata. Heum, balik lagi ke curhat ttg pendidikan agama bagi muslimah.

Read the full post »

Bagaimana Iniiii

Stiap orang pasti punya salah (yang diwajibkan adalah u/ bertaubat) dan alhamdullillah ga ada aturan bahwa tiap yang pernah berbuat salah itu ga boleh menasihati.. Juga ga ada orang yang sempurna, dan itu ga jadi halangan untuk tidak saling menasihati dalam kebaikan dan kesabaran….
how could it be a so-sad-story? Hmmh..

“Demi masa, sesungguhnya seluruh manusia benar-benar berada dalam kerugian kecuali orang-orang yang beriman, beramal salih, saling menasihati untuk menetapi kebenaran, dan saling menasihati untuk menetapi kesabaran.” (QS. al-’Ashr: 1-3)

nb: Setiap insan punya kewajiban untuk mengingatkan saudaranya yang berbuat salah, jika ia mengetahuinya, tanpa ada ketentuan apakah ia (yg akan mengingatkan) terbebas dari kesalahan lain atau tidak.

Wallahu a’lam

♥Revealing Love♥

Orang-orang yg engkau cintai karena Allah memiliki faidah-faidah:

‎1. Apabila kamu mengunjungi mereka, mereka memuliakanmu

2. Apabila kamu berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan berterimakasih dan mendoakanmu

3. Apabila engkau duduk bersama mereka, mereka akan memberikan faidah untukmu

4. Apabila kamu tinggalkan mereka, mereka akan mendoakanmu

5. Apabila kamu lebih besar dari mereka, mereka akan menghormatimu

6. Apabila kamu lebih kecil dari mereka, mereka akan menyayangimu

7. Mereka tidak menyebutmu melainkan dengan yang engkau sukai, mereka tidak berbicara denganmu melainkan dengan sesuatu yang bermanfaat buatmu..

MasyaAllah, itulah keutamaan teman-teman yang shalih, carilah dan dekati mereka…

[dari suatu sudut fb] Read the full post »

Closing Door

Kebaikan Yang Banyak

Ga ada persamaan linier antara kadar keimanan dan ilmu. Ga juga ada garis linier yang menghubungkan dengan semakin gombrangnya baju, maka semakin gombrang pula ketaqwaan seseorang. Tidak pula ada teori yang menyatakan bahwa smakin cingkrang celana yang kau pakai maka semakin taqwalah dirimu. Semua atas pertolongan Allahu Ta’ala. Satu ucapan syukurmu pun atas pertolonganNya. Jika Ia tidak menunjuki hatimu dan membantumu menggerakkan lisanmu, maka apalah daya. Jika Rabbmu tidak membantumu untuk seluruh yang kamu lakukan hari ini, maka tiada dayamu.

Read the full post »

“Jangan Berhenti!”

Nothing’s perfect, actually.
Jalan ke sana memang ga mulus. Banyak perkara yang bikin kita stuck. Syubhatkah? Syahwatkah? Kata2 orang membuatmu berpikir dua kali?
Mreka bilang jangan A, kita lakuin yang bukan A, eh ujung2nya disalahin juga. Kita ga bisa terus2an ngikutin apa kata orang kan? Capek. Lakukan aja apa yang kita sanggup lakukan. Tapi ga bisa juga remehin sekitar. Kita juga idup diantara mereka. Trus gimana atuh? Read the full post »

The Way You Move Your Finger

Bosen baca tulisan di blog?

MKN=Mari Kita Nontooonn (baca juga c, dikit..hhe)

 

got it